Jenis-Jenis Perpustakaan

Perpustakaan Peguruan Tinggi

Perpustakaan Perguruan Tinggi ialah perpustakaan yang terdapat pada peguruan tinggi, badan bawahanya maupun lembaga yang berafiliasi dengan peguruan tinggi, dengan tujuan utama membantu peguruan tinggi mencapai tujuanya.
Tujuan peguruan tinggi di indonesia dikenal dengan nama Tri Dharma peguruan tinggi ( pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) maka perpustakaan peguruan tinggi pun bertujuan membantu melaksanakan ketiga dharma perguruan tinggi, yang termasuk perpustakaan peguruan tinggi ialah :
Perpustakaan jurusan, bagian, departemen (bukan departemen seperti kementrian), fakultas, universitas, institut, sekolah tinggi,politehnik, akademi maupun perpustakaan program nongelar.

Pada perpustakaan peguruan tinggi terdapat ciri khas ialah adanya hubungan segitiga antara pustakawaan, mahasiswa, dan pengajar.


Tujuan perpustakaan peguruan tinggi secara umum :
1. memenuhi keperluan informasi masyarakat perguruan tinggi, lazimnya staf pengajar dan mahasiswa
2. menyediakan materi perpustakaan rujukan (referensi) pada semua tingkat akademis, artinya memulai dari mahasiswa tahun pertama hingga program pascasarjana dan pengajar
3. menyediakan ruangan belajar untuk pemakai perpustakaan
4. menyediakan jasa pinjaman yang tepat guna bagi berbagai jenis pemakai
5. menyediakan jasa informasi aktif yang tidak saaja terbatas pada lingkungan perguruan tinggi tetapi juga lembaga industri lokal.

Untuk Anggaran, dalam berbagai pedoman dan standar disebutkan bahwa anggaran perpustakaaan peguruan tinggi sedikit-dikitnya 5% dari anggaran universitas tidak termasuk gaji pegawai, pemeliharaan dan pembangunan gedung perpustakaan. hal serupa sama dengan ketentuan perpustakaan sekolah yang mensyaratkan sedikit-dikitnya 5% dari anggaransekolah.


Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang berada pada lembaga pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan dan merupakan pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan.
menurut jenisnya perpustakaan sekolah mencakup perpustakaan sebagai berikut :
1. sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI)
2. sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs)
3. sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MAN), sekoah menengah kejuruan (SMK) dan madrasah aliyah kejuruan (MAK)


perpustakaan sekolah memiliki tujuan, yaitu :
1. membantu dan memperkuat tujuan pendidikan sesuai dengan misi dan kurikulum disekolah tersebut
2. mengembangkan dan memperkuat kebiasaan dan kegemaran membaca dan belajar pada murid
3. memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dalam menciptakan dan menggunakan informasi untuk pengetahuan, pemahaman, imajinasi, dan keceriaan
4. membantu murid dalam pembelajaran dan ketrampilan menilai serta menggunakan informasidengan tidak memandang bentuk, format, atau media, termasuk kepekaan pada modus komunikasi dengan komunitas
5. menyediakan akses kesumber informasi lokal, regional, nasional, dan globalserta kesempatan yang mengekpos murid padaa gagasan, pengalaman dan opini yang beraneka ragam
6. mengorganisasi aktifitas yang mendorong kesadaaran kepekaan kultural dan sosial
7. bekerja sama dengan murid, guru, pimpinan sekolah serta orang tua untuk mencapai misi sekolah
8. memaklumat konsep bahwa kebebasan intelektual dan akses keinformasi merupakan hal penting bagi terbentuknya warga negara yang bertanggung jawab.


untuk anggaran perpustakaan sekolah sedikit-sedikitnya 5% dari anggaran sekolah, tidak termasuk gaji pegawai dan guru, pemeliharaan dan pembangunan gedung. perpustakaan sekolah memiliki koleksi materi perpustakaan tercetak, multimedia dan digital, sekurang-kurangnya 1500 judul meliputi 60% koleksi nonfiksi sebagai pengayaan ajaran yang terkait dengan kurikulum, serta 40% fiksi yang relevan dan muktahir untuk menjaga keseimbangan koleksi bagi semua kemampuan dan latar belakang murid. bilamana angka 1500 judul tidak dimungkinkan maka dipakai rasio 1 murid 10 judul.

itulah sedikit ilmu yang saya tau tentang perpustakaan, mudah-mudahan dengan membaca kita semua menjadi tau dan tentunya mendapatkan ilmu yang belum pernah kita pelajari, amin




Perpustakaan Khusus

Perpustakaan khusus adalah koleksi fisik informasi, pengetahuan dan/atau opini yang terbatas pada satu subjek atau sekelompok subjek yang berkaitan atau pada sebuah format tunggal produk informasi atau sekelompok format yang berhubungan.
dikelola dibawah payung sebuah lembaga yang menyediakan dana untuk kelanjutan hidup perpustakaan, dikelola oleh seorang pustakawan atau spesialis dalam sebuah subjek atau lebih, serta membawa misi memperoleh, mengorganisasi dan menyediakan akses ke informasi dan pengetahuan guna menunjang tujuan badan induk yang membawahi perpustakaan.
secara umum, perpustakaan khusus merupakan sebuah perpustakaan yang tidak termasuk kelompok perpustakaan peguruan tinggi, sekolah, nasional maupun umum.


Ada beberapa kategori perpustakaan khusus, yaitu :
1. Perpustakaan museum dan seni
2. perpustakaan departemen pemerintah, lembaga negara dan lembaga tinggi negara
3. perpustakaan hukum, termasuk perpustakaan pada kantor pengacara
4. perpustakaan badan industri dan komersial
5. perpustakaan lembaga penelitian, ilmiah dan profesi
6. perpustakaan media
7. perpustakaan kedokteran
8. perpustakaan musik
9. perpustakaan keagamaan
10. perpustakaan lembaga nirlaba dan relawan

Adapun ciri-ciri perpustakaan khusus sebagai berikut :
1. memiliki buku yang terbatas pada satu atau beberapa disiplin ilmu saja
2. memiliki keanggotaan yang terbatas pada sejumlah anggota yang ditentukan oleh perpustakaan tersebut
3. peran utama pustakawan, ialah melakukan penelitian kepustakaan untuk anggota
4. tekanan koleksi bukan pada buku (dalam arti sempit), melaikan pada majalah, pamflet, paten, laporan penelitian, abstrak dan indeks.
5. jasa yang diberikan lebih mengarah kepada minat anggota perorangan


Dengan demikian, perpustakaan khusus diharapkan mampu menghemat biaya.
Penelitian menunjukan bahwa perpustakaan khusus mampu menghemat biaya operasional dengan cara mengurangi waktu karyawan untuk mencari informasi yang diperlukan, hal tersebut dilakukan oleh pustakawan khusus.




Perpustakaan Umum


Perpustakaan Umum adalah sebuah perpustakaan yang didirikan dan biayai oleh pemerintah daerah atau dalam kasus tertentu oleh pemerintah pusat atau badan lain yang diberi wewenang untuk bertindak atau bertindak atas nama badan, tersedia bagi masyarakat bagi siapa yang ingin menggunakanya tanpa bias atau diskriminasi (IFLA 1986).
Perpustakaan Umum ialah perpustakaan yang melayani penduduk secara gratis atau dengan pungutan bayaran yang minimal.

Ciri - ciri perpustakaan umum adalah :
1. Terbuka untuk umum, artinya terbuka bagi siapa saja tanpa memandang perbedaan jenis kelamin, agama, kepercayaan, ras, usia, pandangan politik dan pekerjaan.
2. Dibiayai oleh dana umum.
dana umum iyalah, dana yang berasal dari masyarakat, dikumpulkan melalui pajak, dikelola oleh pemerintah.
3. Jasa yang digunakan secara hakikatnya bersifat cuma-cuma.
jasa yang diberikan mencakup jasa refeal, artinya jasa memberikan informasi, peminjaman, konsultasi studi.sedangkan keanggotaan bersifat cuma-cuma artinya tidak perlu membayar.

Perpustakaan umum penting bagi kehidupan kultural dan kecerdasan bangsa karena perpustakaan umum merupakan salah satunya pranata kepustakawanan yang dapat diaih umum.

Misi Pepustakaan Umum sebagai berikut :
1. Menciptakan dan memperkuat kebiasaan membaca dikalangan anak-anak sejak usia dini.
2. Membantu individual dan pendidikan swastindak serta pendidikan formal pada semua tinggkat.
3. Menyediakan kesempatan bagi pengembangan kreasi pribadi.
4. Merangsang imajinasi dan kreatifitas anak-anak dan kawula muda.
5. Mempromosikan kesadaran akan warisan budaya, apresiasi seni, keberhasilan ilmiah, dan inovasi.
6. Menyediakan akses untuk kultural dari semua seni pertunjukan.
7. Membina dialog antar budaya dan menghormati keanekaragaman budaya.
8. Menunjang tradisi lisan.
9. Menjamin akses bagi warga negara pada semua informasi komunitas.
10. Menyediakan jasa informasi yang cukup bagi perusahaan lokal, asosiasi dan kelompok yang berkepentingan.
11. Memfasilitaskan pengembangan informasi dan ketrampilan melek komputer.
12. Membantu dan ikut serta dalam aktivitas dan program literasi bagi semua kelompok umur dan memulai aktivitas tersebut bila mana perlu.


Kelompok Perpustakaan Umum
1. Perpustakaan umum kota (dahulu dikenal sebagai kotamadya) merupakaan perpustakaan umum yang dikelola oleh kota.
2.Perpustakaan umum kabupaten merupakan perpustakaan yang dikelola oleh kabupaten.
3. Perpustakaan umum kecamatan merupakan perpustakaan yang terdapat di kecamatan.
4. Perpustakaan umum desa atau lazim disebut dikelola oleh swadaya masyarakat desa yang terdapat didesa.
5. Perpustakaan umum untuk anggota masyarakat yang memerlukan media khusus, misalnya perpustakaan untuk tunanetra.
6. Perpustakaan umum untuk anggota masyarakat yang memerlukan bacaan khusus karena faktor usia, misalnya perpustakaan anak (antara usia 12 tahun).
7. Perpustakaan keliling yaitu bagian perpustakaan umum yang mendatangi pemakai dengan menggunakan kendaraan (darat maupun air).
8. Perpustakaan komunitas (community library), didirikan oleh komunitas atau lembaga swadaya masyarakat untuk melayani komunitas tertentu dengan menyediakan materi perpustakaan umum.




Perpustakaan Nasional

sumber google

Perpustakaan Nasional adalah perpustakaan yang bertanggung jawab atas akusisi dan pelestarian copy semua terbitan yang signifikat yang diterbitkan di sebuah negara dan fungsinya sebagai perpustakaan deposit.
baik berdasarkan undang - undang maupun kesepakatan lain, dengan tidak memandang nama perpustakaan itu sendiri.

Perpustakaan Nasional juga umumnya menjalakan fungsinya, yaitu :
- Seperti menyusun bibliografi nasional
- Menyimpan dan memuktahirkan koleksi asing yang besar dan refresentatif termasuk buku yang mengenai    negara yang bersangkutan
- Bertindak sebagai pusat Blibliografi nasional
- Menyusun katalog induk
- Menerbitkan bibliografi nasional retrospektif
Adapun kategori perpustakaan nasional, adalah yang disebutkan diatas kalau difinisinya tidak sama dengan yang ditulis diatas maka tidak bisa disebut dengan kategori perpustakan nasional.


UNESCO membakukan fungsi perpustakaan nasional dalam 3 kategori yaitu :
- Fungsi utama
- Fungsi yang diinginkan
- Fungsi yang mungkin dilaksanakan

Fungsi utama atau pokok dari Perpustakaan Nasional iyalah sebagai berikut:
a. Mengumpulkan dan melestarikan literatur nasional dengan sasaran selengkap mungkin.
dengan kata lain fungsi pertama Perpustakaan nasional ialah menyimpan semua materi perpustakaan yang tercetak maupun terekam yang diterbitkan disuatu negara.
b.  Menerbitkan bibliografi nasional.
bibliografi ini merupakan tindak lanjut dari fungsi pertama tadi, yaitu mengumpulkan dan melestarikan terbitan sebuah negara.
c. Melaksanakan jasa pinjam antar perpustakaan.
menjadii koordinator pinjam antar perpustakaan artinya peminjaman antar dua perpustakaan atau lebih.
d. Bertindak sebagai jasa informasi bibliografis nasional.
disini perpustakaan nasional bertugas menjawab pertanyaan - pertanyaan menyangkut informasi bibliografis, misalnya seorang pemakai dapat menghubungi perpustakaan nasional kemudian menanyakan data bibliografis karya tertentu.
e. Menerbitkan atau menunjang penerbitan bibliografi khusus, perpustakaan nasional membantu penerbitan bibliografi khusus.

Fungsi yang diinginkan (desirable function) dari perpustakaan nasional ialah sebagai berikut :
a. Bertindak sebagai pusat penelitian dan pengembangan dalam pekerjaan perpustakaan dan informasi.
b. Menyediakan pendidikan dan pelatihan dalam pekerjaan perpustakaan dan informasi.
c. Bertindak sebagi pusat perencanaan bagi perpustakaan sebuah negara.


Fungsi yang dimungkinkan ialah sebagai berikut :
a. Bertindak sebagai pusat penukaran materi perpustakaan antara perpustakaan.
b. Menyediakan jasa perpustakaan khusus untuk lembaga pemerintahan.
c. bertindak sebagai museum buku.

Dan untuk indonesia, yang menjadi perpustakaan nasional adalah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (baca juga Letak/Tempat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia)


No comments: