Monday, 20 June 2016

KATALOG PERPUSTAKAAN


Katalog perpustakaan merupakan sarana temu kembali informasi kegiatan pengindeksan. Setiap entri katalog memuat cantuman bibliografi sebagai sajian ringkas bahan pustaka diperpustakaan. Selain cantuman bibliografi, pada entri katalog juga terdapat nomor panggil yaitu kode unik, diberikan pada setiap bahan pustaka yang menunjukan tempat/lokasi bahan pustaka itu dalam susunan koleksi.
Tujuan katalog yaitu :
  • Untuk memungkinkan pengguna menemukan bahan pustaka, jika yang diketahui dari bahan pustaka itu adalah :
1.      Nama pengarang
2.      Judul
3.      Subjek
  • Untuk menunjukan karya-karya yang dimiliki perpustakaan :
1.      Oleh pengarang tertentu
2.      Mengenai subjek tertentu
3.      Dalam jenis (atau bentuk) literature tertentu
  • Untuk membantu dalam pemilihan buku dari segi :
1.      Edisinya
2.      Karakternya
Satu perangkat katalog atau satu sistem katalog tersebut memberikan baik pendekatan pengarang, pendekatan judul, maupun pendekatan subjek.
Ada 2 macam sistem katalog, yaitu :
1.   Sistem katalog berkelas, terdiri dari 3 susunan katalog :
a.    Katalog berkelas, yaitu katalog subjek yang entri katalognya disusun menurut nomor kelas (notasi) berdasarkan suatu skema klasifikasi.
b.      Katalog pengarang – judul yang entri katalognya disusun berdasarkan abjad nama pengarang dan abjad judul dalam satu urutan.
c.       Indeks subjek, terdiri dari kata-kata yang disusun menurut abjad dan mengacu kenomor kelas yang terdapat dalam katalog berkelas
2.   Sistem katalog berabjad. Ada 2 macam, yaitu :
a.       Katalog berabjad terpadu (dictionary catalog) menampilkan entri-entri katalog, masing-masing untuk pengarang, judul, dan subjek, yang disusun dalam satu urutan berabjad.
b.      Katalog terbagi (divided catalog), ada 2 macam pilihan yaitu :
1.      Katalog terbagi dua, terdiri dari 2 susunan katalog
2.      Katalog terbagi tiga, atau katalog tiga dimensi, terdiri dari tiga susunan katalog
perpustakaan.go.id
contoh katalog perpustakaan

Ada beberapa macam bentuk katalog, yaitu :
1.     Katalog kartu (card catalog) yang menggunakan kartu berukuran 12.5 x 7.5 cm. yang disusun dalam laci-laci katalog. Katalog kartu ini bersifat lentur karena entri-entri katalog untuk bahan pustaka baru dapat disisipkan tanpa mengubah susunan yang semula.
2.      Katalog berkas (sheaf catalog) yang juga letur sifatnya.
3.      Katalog buku (book catalog), setiap halaman pada katalog buku ini memuat sejumlah entri katalog.
4.      Katalog dalam computer yaitu OPAC, singkatan dari on-line public access catalog. Katalog ini jelas lentur dapat didekati dari berbagai segi.

Selain catalog, sarana temu kembali yang dapat digunakan adalah susunan buku rak. Penempatan buku dirak bisa dilakukan dengan cara penempatan relative untuk buku yang disusun bersarkan subjek, dan penempatan tetap dimana buku ditempatkan pad ark yang sudah diberi tanda terlebih dahulu.  

perpustakaan.go.id
contoh penempatan buku dirak

No comments: